breadcrumb
breadcrumb
menu
Menu Cepat
Artikel Kampus
Informasi & berita terbaru
Wisudawan Universitas Yuppentek Indonesia Diminta Adaptif Hadapi Dunia Kerja
Universitas Yuppentek Indonesia (UYI) kukuhkan 153 sarjana. Wisudawan UYI didorong terus belajar, adaptif menghadapi teknologi, AI, dan dunia kerja.
Setelah wisuda, lulusan akan bertemu dengan dunia kerja yang terus berubah. Kecerdasan buatan (AI), digitalisasi, dan teknologi baru mulai memengaruhi cara orang bekerja dan kemampuan yang dibutuhkan perusahaan.
Hal ini menjadi salah satu pesan Wali Kota Tangerang H. Sachrudin kepada wisudawan Universitas Yuppentek Indonesia (UYI) dalam Wisuda Sarjana ke-III di Grand Ballroom Hotel Novotel Tangerang, Sabtu (22/8/2026). Ia mengingatkan para lulusan agar tidak berhenti belajar setelah mendapat gelar dan berani melihat peluang dari perubahan yang terjadi.
Universitas Yuppentek Indonesia Kukuhkan 153 Sarjana
Sebanyak 153 lulusan Universitas Yuppentek Indonesia resmi dikukuhkan dalam wisuda tersebut. Jumlah itu terdiri dari 86 lulusan Ilmu Pemerintahan, 35 lulusan Administrasi Bisnis, serta 32 lulusan Fakultas Teknik.
Dari Fakultas Teknik, terdapat 13 lulusan Teknik Industri, 11 lulusan Teknik Elektro, dan 8 lulusan Teknik Mesin. Para sarjana tersebut kini memasuki tahap baru untuk mengaplikasikan ilmu yang diperoleh selama kuliah di dunia kerja maupun masyarakat.
Rektor Universitas Yuppentek Indonesia, Dr. dr. Ati Pramudji Hastuti, turut menitipkan pesan kepada para lulusan yang akan memulai langkah baru setelah wisuda.
“Pihak kampus menaruh harapan besar agar para alumni senantiasa menjaga marwah integritas, daya pikir kritis, serta etika keilmuan dalam menjawab persoalan sosial kemasyarakatan di era digital yang dinamis serta menjadi motor perubahan yang adaptif,” ungkapnya.
Baca juga: Kompetensi Sistem Kelistrikan dan Otomasi sebagai Modal Naik Level Karier: S1 Teknik Elektro UYI
Wisudawan Universitas Yuppentek Indonesia Didorong Terus Belajar
Gelar sarjana menjadi bekal untuk melangkah ke dunia kerja, tetapi bukan berarti semua proses belajar sudah selesai. Menurut Sachrudin, justru setelah wisuda para lulusan akan menghadapi tantangan yang berbeda dari saat masih kuliah.
“Kita harus terus update dan adaptif. Jangan merasa belajar berhenti ketika toga dikenakan. Justru setelah hari ini, tantangan sesungguhnya dimulai,” ujar Sachrudin.
Karena itu, lulusan perlu terus belajar dan mengembangkan kemampuan dari pekerjaan maupun pengalaman yang ditemui. Ilmu yang didapat selama kuliah bisa menjadi dasar untuk menghadapi persoalan nyata di dunia kerja.
Dunia Kerja Berubah, Kemampuan Adaptasi Semakin Dibutuhkan
Teknologi, digitalisasi, dan AI mulai mengubah banyak pekerjaan. Sejumlah tugas yang sebelumnya dikerjakan secara manual kini dapat dibantu oleh sistem digital dan otomatisasi.
Perubahan ini membuat kemampuan adaptasi di dunia kerja semakin dibutuhkan. Lulusan juga perlu mengembangkan kemampuan berkomunikasi, menyelesaikan masalah, bekerja dalam tim, dan menggunakan teknologi sesuai bidang pekerjaannya.
Tidak semua kemampuan tersebut harus dikuasai sekaligus. Yang penting, jangan berhenti belajar ketika cara kerja, teknologi, atau kebutuhan di tempat kerja mulai berubah.
Baca juga: Gangguan Mesin Teratasi, Akar Sistem Belum? S1 Teknik Elektro untuk Teknisi
Lulusan Tidak Hanya Mencari Kerja, tetapi Juga Menciptakan Peluang
Perubahan juga bisa membuka peluang baru. Sachrudin mendorong lulusan agar tidak hanya menunggu lowongan pekerjaan, tetapi berani menggunakan kemampuan dan ide yang dimiliki untuk menciptakan peluang kerja.
“Kota Tangerang membutuhkan generasi muda yang tidak hanya mencari peluang, tetapi juga mampu menciptakan peluang. Bukan hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu membuka lapangan pekerjaan,” pesannya.
Jalannya bisa melalui usaha sendiri, pekerjaan baru, maupun karya ataupun inovasi berbasis solusi yang menjawab kebutuhan masyarakat. Di Kota Tangerang, ruang untuk berkembang juga terbuka di bidang pendidikan, ekonomi kreatif, kewirausahaan, teknologi, sosial, hingga pelayanan masyarakat.
Kuliah Sambil Kerja Bisa Menjadi Pilihan untuk Terus Berkembang
Bagi yang sudah bekerja, keinginan untuk kulinah sering muncul ketika mulai melihat kemampuan apa yang masih perlu ditingkatka atau posisi apa yang ingin dikejar. Universitas Yuppentek Indonesia (UYI) merupakan perguruan tinggi swasta di Tangerang, Banten, dengan bidang pendidikan teknik dan sosial serta membawa semangat Unggul, Inovatif, dan Berkarakter.
Melalui Program Kelas Karyawan Universitas Yuppentek Indonesia, pekerja dapat menjalani kuliah sambil kerja dengan sistem Hybrid/Blended, pilihan kelas malam, serta biaya kuliah yang dapat dicicil per bulan tanpa bunga. Pilihan ini bisa dipertimbangkan bagi kamu yang mencari kelas karyawan di Tangerang dengan waktu kuliah yang lebih fleksibel.
Ingin Kuliah Sambil Tetap Bekerja?
Mungkin kamu sudah bekerja dan mulai memikirkan kuliah lagi untuk mengembangkan karier, menyelesaikan pendidikan yang tertunda, atau menambah kemampuan. Kamu tidak harus berhenti bekerja untuk memulainya, kami siap membantu mencari pilihan kuliah kelas karyawan di Universitas Yuppentek Indonesia yang sesuai dengan kebutuhanmu.
Cek program studi, biaya kuliah, jadwal, dan persyaratan masuk melalui kelaskaryawan.id. dan uyitangerang.id. Jika sudah menemukan pilihan yang sesuai, lanjutkan ke pendaftaran kuliah online. Ikuti juga Instagram, TikTok, dan Channel WhatsApp Komunitas Kuliah untuk informasi pendaftaran terbaru.
Hubungi layanan kami
Pusat Bantuan Kampus
Kampus UNIVERSITAS YUPPENTEK INDONESIA • Jl. Veteran Raya No: 1 Sukasari Tangerang Banten 15118
Tagged (Tags) :
© 2026 Universitas Yuppentek Indonesia. All rights reserved.
UNIVERSITAS YUPPENTEK INDONESIA